Ketika dilahirkan pada tahun
428 SM, Plato diberi nama Aristokles dan lahir di kota Athena. Plato juga seorang
jago gulat terkenal yang kita kenal baik hingga sekarang itu julukannya. Ayahnya
bernama Ariston, yang merupakan keturunan Kodrus, raja terakhir Athena. Dan
ibunya bernama Solon, seorang keturunan peletak dasar hukum Athena yang
legendaris.[1]
Plato merupakan putra Ariston dan Perictione sekitar
tahun 429/428 SM di kota Athena dan wafat di kota yang samatahun 347 SM di saat
dia berusia 80 Tahun. Ia berasal dari keluarga yang memegang peran penting dalam
politik di kota Athena. Ariston, dalam kepercayaan masyarakat Yunani waktu itu,
disebut sebagai penjelmaan Dewa Poseidon di bumi melalui Kodrus. Sementara
Solon megantarkan kepada keluarga pembuat undang-undang pertama Yunani.
Namun, perkembangan
politik dimasanya tidak memberikan kesempatan padanya untuk mengikuti jalan hidup
yang dia inginkan dan ia lahir saat 3 tahun setelah perang besar Pelioponesia
antara Athena dan Sparta.
Jadi,
posisi Plato pada masanya menjadi
kuat,
karena salah satu
faktornya adalah
kepercayaan bangsa
Yunani Kuno yang menganggap bahwa Plato adalah
bagian dari
keturunan dewa.
Kalau dilihat
dari bentuk
kepercayaan
yang lain, ada beberapa bangsa lain yang memilkinya. Misalnya,
masyarakat Jawa yang meyakini bahwa
jabatan
raja atau presiden sebagai
bagian dari
Tuhan.[2]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar